Kok Ular dan Mangkuk?

Selama musim Covid-19 pasti banyak diantara kita singgah ke apotik untuk sekedar cari masker, suplemen daya tahan tubuh, hand sanitizer, atau bahkan ada yang sampai berniat membeli obat Clorquin sebagai antisipasi terhindar dari Covid-19. Tak apa membeli, asal jangan menimbun apalagi untuk diperjualkan kembali demi keuntungan yang fantastis. Tetapi perlu dicatat nih, Clorquin sebagaimana yang diberitakan adalah obat penanganan corona selama ini bukan untuk dibeli secara bebas, lagipula kegunaanya adalah teruntuk mengobati bukan mencegah. 

Bicara soal apotik, rasanya memang sedang menjadi tempat paling banyak dikunjungi daripada tempat wisata untuk saat ini. Tapi pernah tidak sebagian dari kita memperhatikan logo apotiknya? ya, tidaklah! buat apa? Unfaedah.





Tidak ada yang unfaedah jika tentang pengetahuan. Barangkali ada yang ingin tahu, yuk mari dilanjut bacanya. Jadi logo apotik kebanyakan itu bergambar mangkuk atau gelas yang dililit ular. Tahu apa artinya? Kenapa kok mangkuk dan ular? memang ada kaitannya dengan kesehatan?

Filosofinya, ular tersebut ialah milik Aesculapius seorang dewa yang dikenal sebagai dewa pengobatan dan penyembuh dalam mitologi Yunani.Nah, ular tersebut selalu menamani beliau makanya masyarakat Yunani saat itu sangat percaya bahwa ular tersebut mendapat ilham untuk menyembuhkan. Semntara lambang mangkuk itu ialah mangkuk dari Hygeia si anak dari Aesculapius tersebut, Hyegia ini menjadi penerus setelah ayahnya meninggal. Hyegia dikenal sebagai dewi kesehatan, kebersihan dan sanitas, itu juga mugkin yang menjadi cikal bakal mengapa kita menganal istilah "Higenis".

Tetapi ada alasan lain disamping dari filosofinya mengapa lambang apotik beerlogo mangkuk yang dilit ular. Hal itu menunjukan makna dari farmasi tersendiri atau lebih sfesifikasinya menjelaskan tentang obat, bahwa obat itu selayak mangkuk dan ular. Mangkuk itu ibarat takaran dosis, jika pas akan menyembuhkan, namun jika berlebih akan seperti bisa ular, mematikan.

So, buat kita semua bijaklah dalam memperlakukan obat. Sebisa mungkin ikuti anjuran pakainya saat mengharuskan minum obat, dan ingat akan efek samping. Semua obat memiliki efek samping, jika tidak memiliki efek samping bukan obat namanya. 




Sekian, semoga bermanfaat. Bilamana ada kekeliruan atau ada tambahan bisa ditulis di kolom komentar bawah. Terima kasih.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Know Yourself

Oleh-olehnya Kakak!

Ayok Yuk! Stop Comparing, Start Loving Yourself!